With The Sun of Sunnines….

Bersama sinar mentari, langkahkan kaki tuk terus berkarya….

Mpasi by Chef Baim

on June 21, 2014

Cuaca Cilegon mendung mendayu gerimis galau, batal deh agenda renang hari ini….

Akhirnya saya mengumpulkan niat hendak beres2 rumah dan slanjutnya baru masak mpasi buat Semesta, eeee ternyata Buya bersedia melanjutkan “tepuk estafet”dariku, memasak untuk Semesta….yeay
Waah, alhamdulillah sekalii….

Ini adalah kali pertama Buya memasak buat Semesta.
Sebelum meninggalkan Buya ngeLab di dapur, saya jelasin step-step’nya,
Air 120ml di rebus,
Kentangnya udah direbus, ntar tinggal dikupas dan di parut aja
Jagungnya juga udah direbus, tinggal dipipil trus diblender
Sawi dan tempe di potong2 kecil trus dimasukan ke air rebusan.
Klo udah matang sawi dan tempe’nya trus disaring, dan dicampurkan ke kentang dan jagung.
Trus dikasih parutan keju. Selesai

Dan nampaknya beliau paham, saya tinggal deh beliau di dapur…
Setengah jam berlalu, Saya selesai beberes dan mendengar Semesta mulai jejeritan di singgasana goyangnya…
“Mana makan siangkuuu, mungkin itu isyaratnya” hahaaa…:p

Dan terlihat dr depan, Buya masih sibuk di dapur….tak lama kemudian
Krompaaaaaaang, suara panci jatuuuh,
Panci yang berisi rebusan sawi dan tempe berserakan di lantai….
Dan beliau nampak berkutat didepan  blender, menatap nanar kenapa ga hancur-hancur….ternyata si kentang yang masih utuh bulat dimasukin ke blender bersama dengan jagung pipil…muahahaaaa
(Akhirnya saya mulai turun tangan sebagai komentator dan pengawas tentunya :p)
Si kentang bulat itu akhirnya beliau ancur2rin pake sendok, dan kemudian baru diblender bersama jagung dan sedikit air.
Done jadilah bubur kentang dan jagung sebagai karbo dimakanan Semesta..

Sedangkan untuk sayur dan protein’nya….
Karena si rebusan sawi dan tempe sudah tak terselematkan, maka Buya mengulang dari step awal…kekeke…
Dan Alhamdulillah, kali kedua, pancinya ga jatooh…
Rebusan sawi dan tempe itupun disaring dengan penuh penghayatan, lalu di tambahkan ke Bubur Kentang Jagung itu dan diatasnya ditaburi keju….
Jang jaaang selesai

Semesta sudah menunggu dengan wajah lapaaar…
Dan ketika melihat Buya datang membawa tempat makannya, gyaaa, pancaran wajah bahagia sambil kaki mancal-mancal menyambut kedatangan Sang Buya….\^^/

Alhamdulillah, Semesta lahap sekali makan masakan Ayahanda tercinta…♥
(Emang selalu lahap siiih klo makan, buat nyenengin yang masak deh :p )
Dan juga Sang Buya nampak bahagia karena Semesta lahaaap makan masakannya…

Seriiing seriiing ga papa ko Yaaang…~~♥♥♥~~

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

AstroKode

"Absolutely no warranty expressed or implied."

Kisah Seribu Satu Masa

kejayaan dimulai dari "bacalah!"

Catatan Dahlan Iskan

dahlaniskan.wordpress.com

Welcome, Lads!

berlayarlah! dan hiduplah tanpa pernah menyesal. (always keep believing)

Khristya Pramitha

Structural Design Engineer

whattaepoongdoes

liberal-empirical-natural writings. ah, whatever.

With The Sun of Sunnines....

Bersama sinar mentari, langkahkan kaki tuk terus berkarya....

%d bloggers like this: